Synopsis
Ayah Fadil Cania adalah penjudi. Waktu ia berusia lima tahun, ayahnya kalah dalam sebuah pertandingan judi Kawasan Pecinan. Sejak itu, ia tumbuh besar bersama musuh sekaligus ayahnya. Tidak hanya tinggal di lingkungan keras, dia juga sering dipukul. Ia juga dipaksa belajar trik judi untuk bekerja bagi musuhnya. Seiring Fadil tumbuh dewasa, dengan kemampuannya dalam menghitung dan trik judinya yang mahir, dia pelan-pelan menjadi dewa judi generasi baru.
Vous aimerez aussi
Kini, Akulah Pelindung NegaraJusqu'à l'ép. 64
Budak Pria Itu Menunduk Pada Keuanganku!Jusqu'à l'ép. 62
Anak Dewa RezekiJusqu'à l'ép. 71
Jebakan CintaJusqu'à l'ép. 84
Dendamku Bagai Bara ApiJusqu'à l'ép. 80
Wanita Laksana MentariJusqu'à l'ép. 50
Setelah Diceraikan, Identitasku TerungkapJusqu'à l'ép. 91
Cinta Tak Teduga dari Sang CEOJusqu'à l'ép. 63
Bos, Kali Ini Aku Menolak!Jusqu'à l'ép. 57
Isi Hati DidengarJusqu'à l'ép. 80
Ternyata Suamiku Seorang AdipatiJusqu'à l'ép. 84
Balas Dendam Sang Putri TerbuangJusqu'à l'ép. 70